by Sri Widiyastuti
Pusat Informasi dan Pelayanan Partai Keadilan Sejahtera (PIP-PKS) Johor, Malaysia mengadakan ifthar jama’i (buka bersama) bersama tokoh dan masyarakat di Johor, Malaysia. Acara ini diselenggarakan pada hari Ahad (5/8/2012) bertempat di Pejabat IKRAM Johor, Malaysia. Puasa Ramadhan sudah memasuki pertengahan bulan. Seperti biasa, setiap tahun PIP-PKS Johor mengadakan ifthar jama’i (buka puasa bersama). Tema yang diangkat pada tahun ini adalah “Indahnya Kebersamaan, sisihkan sedikit untuk Muslim Rohingya”. Aksi solidaritas menjadi salah satu tujuan dalam buka puasa bersama tahun ini. Hal tersebut disampaikan oleh ketua PIP-PKS Johor, Budi Yanto Husodo dalam kata sambutannya. “Tujuan daripada diselenggarakannya buka bersama ini adalah pertama, sebagai ajang silaturahim antara PKS dengan tokoh dan masyarakat di Johor. Kedua, penggalangan dana solidaritas untuk muslim Rohingya.” Budi juga mengatakan salah satu landasan gerak PKS adalah wata’awanu ala birri wa takwa, bekerja sama dalam ketakwaan dan kebaikan. Maka sudah menjadi kewajiban bagi kita semua untuk senantiasa mengedepankan saling tolong menolong dalam ketakwaan dan saling menolong dalam kebaikan. Dalam kesempatan berbuka puasa bersama tersebut, ketua PIP-PKS mengajak kader dan semua elemen masyarakat di Johor, Malaysia untuk peduli pada nasib muslim Rohingya di Myanmar. “PKS mengajak masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di Johor untuk berbagi kepedulian dengan saudara-saudara kita yang tertindas di Myanmar, di tengah-tengah suasana khusyuk ibadah bulan Ramadhan sesuai semangat berbagi yang menjadi salah satu nilai Ramadhan.” imbuh Budi. Buka puasa bersama ini dihadiri kurang lebih 75 orang tamu undangan. Hadir dalam buka puasa bersama tersebut Djujur Hutagalung (minister counsellor), perwakilan Pejabat IKRAm negeri Johor, ketua Paguyuban Anak Minang, Dosen UTM, perwakilan PPI-UTM dan pekerja kilang di Johor, Malaysia. Dari acara buka puasa bersama dan aksi solidaritas ini terkumpul dana kemanusiaan untuk muslim Rohingya sebanyak Rm1073. Semoga apa yang telah dirintis oleh pengurus PIP-PKS di Johor diikuti oleh organisasi masyarakat lainnya dan dapat membantu masyarakat muslim Rohingya. (ist)
Kabar Terbaru
Buka Puasa Bersama PIP-PKS Johor Dan Aksi Solidaritas Rohingya
Written By Muhammad Nasyiruddin on Selasa, 07 Agustus 2012 | 15.11
Perempuan PKS Akan Gelar Kongres Keluarga Indonesia
Written By Muhammad Nasyiruddin on Rabu, 11 Juli 2012 | 18.37
Perempuan PKS Akan Gelar Kongres Keluarga Indonesia Juli 10th, 2012 by Tim dakwatuna.com Ketua Bidang Perempuan DPP PKS Anis Byarwati, SAg. MSi. (twitter) Keluarga Berkualitas, Solusi Permasalahan Bangsa dakwatuna.com – Jakarta. Keluarga Berkualitas, Solusi Permasalahan Bangsa, demikian tema besar yang diusung Bidang Perempuan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Kongres Keluarga Indonesia (KKI) mendatang di Jakarta, 17 Juli 2012. Kongres yang melibatkan berbagai elemen bangsa ini rencananya akan dibuka secara resmi oleh Ibu Negara, Ani Susilo Bambang Yudhoyono. “Keluarga adalah fondasi utama sebuah bangsa. Kami sangat yakin, keluarga harmonis dan berkualitas merupakan modal penting untuk membangun Indonesia yang lebih baik”, ujar Anis Byarwati, S.Ag, M.Si, Ketua Bidang Perempuan DPP PKS. Lebih lanjut, Anis mengatakan bahwa permasalahan keluarga sesungguhnya juga merupakan persoalan bangsa, karena dari keluarga yang rapuh muncullah berbagai persoalan sosial bangsa, seperti penyalahgunaan narkoba, kehamilan dan aborsi remaja, kriminalitas, dan korupsi yang menggurita. Oleh karena itu, diperlukan solusi strategis sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup bangsa. “Melalui Kongres Keluarga Indonesia yang diinisiasi oleh perempuan PKS ini berbagai elemen bangsa akan membahas tentang pentingnya membangun keluarga berkualitas sehingga dihasilkan sebuah komitmen bersama untuk mengokohkan keluarga. Upaya menguatkan keluarga sesungguhnya bukan hanya urusan privat tetapi juga merupakan urusan bangsa yang harus menjadi basis kebijakan pembangunan nasional”, tegas Anis. Kongres ini direncanakan akan menghadirkan narasumber dari berbagai segmen, di antaranya adalah Prof. DR. Faslil Djalal, Wakil Menteri Pendidikan Nasional; DR. Dewi Motik, Pengusaha; KH. Ma’ruf Amin, Ketua MUI; Theofilis Bela, MA, tokoh Agama Katolik; Melani Leimena Suharli, S.Sos, Wakil Ketua MPR; Ust. Luthfi Hassan Ishaaq, MA, Presiden PKS; dan Ir. Tifatul Sembiring, Menkoinfo. Sedangkan peserta acara ini berasal dari perwakilan LSM, akademisi, perwakilan keluarga dari berbagai etnis di Indonesia, partai politik, perwakilan lembaga pemerintah, ormas, dan anggota DPR. Kongres akan diawali dengan paparan terkait keluarga, tantangan, dan permasalahannya oleh para pakar, kemudian dilanjutkan dengan diskusi per komisi di antara para peserta. Diakhir kongres akan dibacakan rekomendasi dan ikrar keluarga Indonesia untuk meningkatkan kualitas dan bersama-sama menjadikan keluarga sebagai bagian dari solusi permasalahan bangsa. (ist)
